ERNI JULIA KOK

Call us: +62811340686

    You are here

    • You are here:
    • Home > Mental Pemenang Mental Pecundang

Mental Pemenang Mental Pecundang

Mental Pemenang Mental Pecundang

Pemenang bukanlah orang yang mengalahkan orang lain. Sebab untuk mencapai kemenangan di bidang mana saja, orang harus menjadi yang terbaik dan satu-satunya cara menjadi yang terbaik adalah dengan melakukan yang terbaik. Melakukan yang terbaik dimulai dengan mengenali potensi diri, dan  mengembangkannya guna menciptakan nilai tertinggi. Setelah mencapai nilai tertinggi, pemenang belum akan berhenti, ia terus bertanya: apakah ada cara yang lebih baik lagi? Di puncak pun seorang pemenang harus tetap bermental pemenang, seperti yang ditulis Lao-Zi, filsuf Tiongkok yang hidup lebih dari 2.500 tahun yang lalu.

Bila seorang pemenang ingin selalu berada di puncak,
dia harus rendah hati di hadapan orang lain.
Bila seorang pemenang ingin berdiri di depan,
dia harus meletakkan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri.
Pemenang sejati menang tanpa perlu membuat orang lain tertekan
Jika dia berdiri di depan sebagai pemimpin,
orang banyak mengharapkan petunjuknya dan meneladaninya,
dan mereka tak pernah merasa bosan dengan kehadirannya.
Sebab ia tidak mau bersaing dengan orang lain,
maka tak ada seorang pun yang dapat menyaingi prestasinya.

Namun di dunia nyata kita seringkali menyaksikan pemenang yang tinggi hati, dan mereka tidak menyadarinya. Mereka tiba di puncak dengan menginjak-injak orang lain dan berdiri di depan dengan mengesampingkan orang-orang lain serta meletakkan kepentingan pribadi di atas kepentingan orang lain.  Terus-terang, situasi persaingan masa kini sering mengecutkan hati saya. Saya takut bersaing di arena yang saya tekuni—bisnis dan pekerjaan serta karir. Saya menyadari bahwa bukan hanya saya saja yang merasakan kekecutan ini. Banyak pula yang meringis terutama karena mereka menjadi tempat pijakan orang lain dan terdorong ke pinggir.

Persaingan tidak selalu melahirkan pemenang sejati. Kemenangan terkadang hanya nikmat sesaat, sebab siapa pun yang menang saat ini, sebentar kemudian dapat saja dikalahkan oleh orang lain. Maka menurut hemat saya, satu-satunya cara untuk menang adalah dengan tidak bersaing dengan siapa pun, “sebab ia tidak mau bersaing dengan orang lain, maka tak ada seorang pun yang dapat menyaingi prestasinya.” Kalimat Lao-tzu di atas mengandung makna yang sangat dalam. Orang yang tidak mau bersaing dengan orang lain meningkatkan prestasinya dengan menciptakan nilai-nilai baru, nilai-nilai tambah.

Jika selama ini Anda menghabiskan banyak tenaga dan waktu untuk bersaing dengan orang lain, bacalah buku ini. Jadilah pemenang tanpa harus bersaing dengan orang lain. Jadilah pemenang tanpa harus mengalahkan orang lain dan jadilah pemenang dengan meninggalkan mental pecundang Anda.

Buku ini membantu Anda untuk:

  • Memahami present state (keadaan saat sekarang) dan menentukan desired state (Keadaan yang diinginkan).
  • Membantu Anda memogram ulang neuro (mindset) untuk mengubah perilaku-perilaku negatif  dan membentuk perilaku-perilaku efektif.
  • Sumber motivasi dan inspirasi untuk melakukan transformasi berkesinambungan dari present state ke desired state.
  • Merancang masa depan yang cerah dan penuh keberuntungan karena mampu meninggalkan mental pecundang Anda.
  • Mengungkap rahasia untuk mencapai cita-cita apapun yang Anda inginkan.